Ada dua kebahagiaan yang dijanjikan rasulullah bagi shaimun; kebahagiaan ketika “berbuka” dan kebahagiaan ketika “bertemu” dengan Allah di akhirat kelak (alhadits).
Kebahagiaan pertama “ketika berbuka” adalah pada saat berbuka setiap hari berpuasa dan pada saat berbuka setelah sebulan berpuasa, yakni dihari idulfithry. Bagi mu’minun shaimun yang imanan waihtishaban pasti merasakan kebahagiaan pertama ini, baik ketika berbuka setiap hari, lebih-lebih ketika berjumpa idulfithry. Tentu tak terbayangkan, betapa kebahagiaan itu akan dialami pada saat “berjumpa” dengan yang Maha Rahman Allah azza wajalla.
Mari kita sambut idulfithry untuk menyempurnakan kebahagiaan pertama, dengan sebaik-baiknya memanfaatkan sisa ramadhan yang ada dengan tulus dan penuh keimanan; dengan amalan-amalan yang telah disunnahkan Rasulullah SAW.
Menyongsong idulfithry
Advertisement