Ada dua kebahagiaan yang dijanjikan rasulullah bagi shaimun; kebahagiaan ketika “berbuka” dan kebahagiaan ketika “bertemu” dengan Allah di akhirat kelak (alhadits).
Kebahagiaan pertama “ketika berbuka” adalah pada saat berbuka setiap hari berpuasa dan pada saat berbuka setelah sebulan berpuasa, yakni dihari idulfithry. Bagi mu’minun shaimun yang imanan waihtishaban pasti merasakan kebahagiaan pertama ini, baik ketika berbuka setiap hari, lebih-lebih ketika berjumpa idulfithry. Tentu tak terbayangkan, betapa kebahagiaan itu akan dialami pada saat “berjumpa” dengan yang Maha Rahman Allah azza wajalla.
Mari kita sambut idulfithry untuk menyempurnakan kebahagiaan pertama, dengan sebaik-baiknya memanfaatkan sisa ramadhan yang ada dengan tulus dan penuh keimanan; dengan amalan-amalan yang telah disunnahkan Rasulullah SAW.
Menyongsong idulfithry
malam alqadar
adalah suatu malam yang sangat menjanjikan bagi para pemburu “masa depan abadi” yang penuh dengan kebahagiaan. Orang beriman pasti berharap malam alqadar di ramadhan tahun ini tidak dilewatkan dan “bertemu” dengannya. Selamat meningkatkan amaliyah… semoga bertemu alqadar. amiieen…
salam ramadhan
Suasana ramadhan tahun ini di kalsel ditandai dengan cuaca yang relatif sangat panas. Beberapa pejabat tampaknya memanfaatkan momen ramadhan sebagai wahana menebar pesona yang dikemas dengan “buka puasa bersama” serta ajakan memanfaatkan ramadhan dengan sebaik-baiknya. Maklum saja, tahun 2010 adalah tahun berlangsungnya beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada. di beberapa tempat dalam kawasan kabupaten banjar bahkan sudah kesulitan mengkonsumsi air bersih, tetapi semangat ibadah di wilayah “serambi mekah” ini tetap sangat tinggi dan kondusif.